Selasa, 06 Januari 2015

Ritual Pagi: Masker Jeruk Nipis

"Itu pakai masker apa?" tanya mama suatu pagi saat melihat beberpa bulir jeruk yang mengering di mukaku.
"Jeruk nipis, ma," jawabku.
"Gunanya apa?" tanyanya lagi.

Wajah merupakan aset penting untuk wanita maupun laki-laki. Karena merupakan aset penting budget untuk perawatan wajah kadang disiapkan tidaklah sedikit. Baik untuk membeli produk-produk kecantikan ataupun menyambangisalon kecantikan.
Produk-produk kosmetik yang beredar kini memiliki banyak kandungan zat kimia. Ada yang aman buat kulit namun banyak pula yang menyebabkan kerusakan fatal pada kulit wajah. Nah, bagaimana kalau kita kembali ke bahan alami yang banyak disediakan alam. Harga pun lumayan lebih murah ketimbang bahan-bahan alami yang telah dikemas dalam bentuk produk kosmetik alami sekalipun.


Berdasarkan beberapa sumber yang saya baca, jeruk nipis memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk perawatan wajah. Jeruk nipis untuk wajah bisa menghaluskan dan mencerahkan kulit. Setelah berkali-kali memakai jeruk nipis kulit wajah menjadi lebih lembut. Biasanya setelah mencuci muka dengan sabun, kulit saya menjadi lebih kering dan kaku. Tapi setelah rutin memakai masker jeruk nipis, kulit tetap lembut setelah mencuci muka dengan sabun muka. 

Manfaat lainnya adalah menghilangkan noda hitam di wajah. Di pipi sebelah kanan mama, ada kulit yang menghitam. Diameternya kurang lebih satu sentimeter, setelah dua minggu rajin memakai jeruk nipis, warna hitam itu telah memudar.

Selain melembutkan dan mencerahkan, dan menghilangkan nod hitam, rajin memakai masker jeruk nipis bisa menghilangkan jerawat.
"Pantas yah, mukamu tidak berjerawat, beda banget sama muka adikmu," kata mama.
"Adikmu bagus disuruh pakai begini juga," lanjut mama.

Memakai masker jeruk nipis gampang. Siapkan jeruk nipis, potong. Usapkan potongan jeruk nipis tadi pada wajah sambil diperas agar airnya keluar. Diamkan sampai mengering, lalu bilas. Lakukan secara rutin, kalau saya maskerannya tiap pagi.

"Perih yah," kata mama saat pertama kali mengoleskan jeruk nipis dikulitnya.
"Kalau pertama memang begitu, ma, tapi kalau sudah sering perihnya akan hilang," ujarku pada mama.
"Apalagi kalau bejerawat, pasti lebih perih."

***
Masker jeruk nipis menjadi ritual pagi ala saya dan mama. Jadi jangan heran mendengar percakapan pagi kami.
"Ma, sudah ritual?"
"Sudah, tadi habis ngaji langsung ritual karena mau ke sekolah pagi-pagi."

Allah tidak menciptakan segala sesuatunya dengan sia-sia. So mari manfaatkan ciptaan Allah dengan bijaksana. (Muj)

6 komentar:

  1. saya juga suka pake masker jeruk nipis walau perih tapi hasil nya jadi halus :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyah jadi halus, beras banget hasilnya.

      Terima kasih yah sudah singgah ^_^

      Hapus
  2. Boleh boleh boleh...i wanna try

    BalasHapus
  3. aku juga pake suidah 3 hari, kok jadi timbul bintik-bintik kasar gitu ya mba?
    apa itu reaksi awalnya?
    tolong dibantu jawab ya, thanks mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo timbul bintik2 sebaiknya dihentikan.

      Hapus